Madingkota.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kepulauan Sula, Muhlis Soamole, secara resmi membuka Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tahun 2026 di halaman Istana Daerah Dad Hia Ted Sua, Desa Fagudu, Kecamatan Sanana, Minggu 19/07/2026.
Kegiatan tersebut menjadi tahapan penting dalam mempersiapkan para calon anggota Paskibraka yang akan bertugas pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026 mendatang.

Dalam kesempatan tersebut, Muhlis Soamole menegaskan bahwa Pemerintah Daerah berharap seluruh peserta mengikuti setiap rangkaian pendidikan dan pelatihan dengan sungguh-sungguh, penuh semangat, serta menjunjung tinggi kedisiplinan.
Menurutnya, Diklat Paskibraka bukan sekadar latihan baris-berbaris, tetapi juga menjadi wadah pembentukan karakter, mental, jiwa kepemimpinan, serta rasa cinta tanah air bagi generasi muda.
“Adik-adik yang terpilih telah diberikan kepercayaan untuk memberikan yang terbaik. Di pundak kalian tersimpan tanggung jawab besar dan kehormatan untuk mengibarkan Sang Merah Putih pada peringatan 17 Agustus nanti,” ujar sekda Muhlis.
Ia juga mengingatkan para peserta agar memanfaatkan kesempatan tersebut sebagai momentum untuk membuktikan dedikasi dan pengabdian kepada bangsa dan daerah melalui tugas mulia sebagai anggota Paskibraka.
Kepada para pelatih, Sekda meminta agar membimbing para peserta dengan penuh dedikasi, kesabaran, dan tanggung jawab, sehingga mampu melahirkan Paskibraka yang tangguh, disiplin, dan berintegritas.
“Kami berharap para pelatih dapat terus bersinergi dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) dalam mengoordinasikan seluruh aspek teknis di lapangan, sehingga pelaksanaan pelatihan berjalan lancar dan tidak terjadi kesalahpahaman,” pungkasnya.
Melalui Diklat Paskibraka 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sula berharap lahir generasi muda yang tidak hanya siap mengemban tugas sebagai pengibar bendera pusaka, tetapi juga menjadi teladan dalam kedisiplinan, nasionalisme, dan semangat kebangsaan.









