Madingkota.com – Operasi pencarian seorang nelayan asal Desa Fatkauyon, Kecamatan Sulabesi Timur, Kabupaten Kepulauan Sula. Setelah sempat dinyatakan hilang selama dua hari saat melaut, Jamaludin Liang (50) akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat di Pulau Buru, Provinsi Maluku.
Jamaludin dilaporkan hilang usai pergi memancing seorang diri pada Selasa, 14 Juli 2026, sekitar pukul 06.00 WIT. Ia diketahui menuju perairan sekitar rompong atau rakit milik Orbo Fayai yang berjarak sekitar 10 hingga 12 mil dari bibir pantai Desa Fatkauyon.

Komandan Unit Siaga SAR Sanana, Fahari Yosua Talumikir, membenarkan kabar tersebut saat dikonfirmasi pada Kamis, 16 Juli 2026. Menurutnya, korban tak kunjung kembali ke rumah sejak pergi melaut pada Selasa pagi sehingga pihak keluarga melaporkan kejadian tersebut.
“Benar bang. Nelayan asal Desa Fatkayon dilaporkan belum kembali dari melaut sejak hari Selasa kemarin,” kata Fahari.
Berdasarkan informasi yang diterima, Jamaludin berangkat memancing seperti biasanya tanpa membawa bekal makanan. Sang istri mengatakan bahwa suaminya biasa sudah kembali ke rumah pada sore hari. Namun hingga malam tiba, korban tak kunjung pulang sehingga keluarga meminta bantuan tim SAR untuk melakukan pencarian.
Upaya pencarian yang dilakukan akhirnya membuahkan hasil. Korban ditemukan oleh nelayan Desa Waepure, Kecamatan Air Buaya, Kabupaten Buru, dalam kondisi selamat.
“Informasi dari tim di lapangan, korban ditemukan oleh nelayan Desa Waepure, Pulau Buru, dalam keadaan selamat,” ujar Fahari.
Setelah ditemukan, Jamaudin segera dievakuasi ke Desa Waepure untuk mendapatkan penanganan awal dan memulihkan kondisi fisiknya.
“Saat ini korban dievakuasi sementara ke rumah warga Desa Waepure untuk diberikan perawatan medis pertama serta istirahat guna memulihkan kondisi,” jelas Fahari.
Sementara itu, Regu 2 Tim SAR Gabungan tengah bergerak menuju Desa Waepure untuk memastikan kondisi korban secara langsung sekaligus menyiapkan proses evakuasi lanjutan.
“Saat ini Regu 2 dari Tim SAR Gabungan sedang menuju ke Desa Waepure untuk melihat langsung kondisi korban,” tambahnya.
Mengenai pemulangan korban ke Desa Fatkayon, pihak SAR masih akan berkoordinasi dengan keluarga, pemerintah desa, serta unsur terkait lainnya. Langkah tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi cuaca yang diperkirakan memburuk pada sore hingga malam hari.
“Terkait rencana evakuasi korban kembali ke Desa Fatkayon masih perlu didiskusikan bersama keluarga korban, aparat desa, dan tim gabungan lainnya mengingat kondisi cuaca pada sore hingga malam hari diprediksi mengalami cuaca ekstrem,” pungkas Fahari.
Penemuan Jamaudin dalam keadaan selamat disambut syukur oleh keluarga dan warga Desa Fatkayon yang selama dua hari terakhir menanti kabar keberadaannya di tengah upaya pencarian yang dilakukan tim SAR dan masyarakat.









