Menu

Mode Gelap
Harga Barito Mulai Turun, Ini Harga Terbaru di Pasar Tradisional Sanana Sat Polairud Polres Sula Gagalkan Penyelundupan 48 Botol Cap Tikus di KM Permata Obi Waspada Dampak Musim Kemarau, Kapolres Handres Ajak Warga Cegah Kebakaran di Sula Kronologi Penemuan Warga dalam Perut Ular Piton di Kepulauan Sula Abrasi Merusak Puluhan Lapak di Sula, Emak-Emak Minta Perhatian Pemerintah Komitmen Jaga Kamtibmas, Polres Kepulauan Sula Kembali Sita Miras Ilegal di KM Permata Obi

Daerah

Semangat Hardiknas 2026 di Sula, SD Inpres Bajo Gelar Baksos dan Gerakan Menanam Bunga

badge-check


					Antusias siswa SD Inpres Bajo, Kepulauan Sula saat pelaksanaan bakti sosial di sekolah. Foto/madingkota.com Perbesar

Antusias siswa SD Inpres Bajo, Kepulauan Sula saat pelaksanaan bakti sosial di sekolah. Foto/madingkota.com

Madingkota.com – Menyambut Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang diperingati setiap 2 Mei, SD Inpres Bajo, Kepulauan Sula menggelar kegiatan bakti sosial (baksos) dan gerakan menanam bunga sebagai upaya menciptakan lingkungan sekolah yang bersih, nyaman, dan asri.

Kegiatan yang berlangsung pada Selasa, 28 April 2026 ini dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah, Maryani Manyira, dengan melibatkan seluruh guru dan siswa. Aksi bersih-bersih difokuskan pada area lingkungan sekolah, sekaligus penataan taman melalui penanaman berbagai jenis bunga.

Maryani Manyira menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas menyambut Hardiknas, tetapi juga bagian dari proses pembentukan karakter siswa, khususnya dalam menanamkan nilai gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan.

“Ini cara terbaik sekolah dalam menentukan karakter yang diterapkan dalam pembelajaran. Dengan kegiatan seperti ini, sisi afektif siswa dapat terasah dan terintegrasi dalam proses belajar,” ujarnya.

Ia menambahkan, sekolah merupakan rumah kedua bagi siswa, tempat mereka belajar, berinteraksi, dan tumbuh bersama. Karena itu, menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan sekolah menjadi tanggung jawab bersama.

“Kegiatan ini adalah wujud kesadaran seluruh warga sekolah, baik siswa maupun guru, untuk berkolaborasi menyongsong Hardiknas 2026 dengan hal-hal positif yang bermanfaat bagi sekolah dan masyarakat sekitar,” tambahnya.

Maryani juga berharap kegiatan serupa tidak berhenti pada momentum perlombaan semata, melainkan menjadi budaya yang terus dijaga.

“Ini rumah kita bersama. Menjaga kebersihan adalah tanggung jawab semua guru, siswa, maupun masyarakat. Sesuai moto kita, kebersihan adalah sebagian dari iman,” tutupnya.

Sementara itu, para guru menyambut positif adanya lomba kebersihan lingkungan antar sekolah yang diselenggarakan Dinas Pendidikan dalam rangka Hardiknas 2026. Mereka menilai kegiatan tersebut mampu meningkatkan semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan sekolah.

“Kami sangat termotivasi. Dengan semangat gotong royong, seluruh warga sekolah bahu-membahu menjaga kebersihan demi kesehatan dan kenyamanan bersama,” ungkap salah satu guru.

Hal senada juga disampaikan oleh para siswa. Mereka merasakan perubahan signifikan dibanding tahun-tahun sebelumnya. Lingkungan sekolah kini terlihat lebih bersih, tertata rapi, dan dipenuhi bunga yang memperindah suasana.

“Sekarang sekolah jadi lebih bersih dan indah. Kami jadi lebih semangat belajar,” ujar salah satu siswa.

Dengan semangat Hardiknas 2026, SD Inpres Bajo menunjukkan bahwa pendidikan tidak hanya tentang akademik, tetapi juga tentang membangun karakter dan kepedulian terhadap lingkungan.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Harga Barito Mulai Turun, Ini Harga Terbaru di Pasar Tradisional Sanana

28 Juli 2026 - 04:07 WIT

Sat Polairud Polres Sula Gagalkan Penyelundupan 48 Botol Cap Tikus di KM Permata Obi

28 Juli 2026 - 02:30 WIT

Waspada Dampak Musim Kemarau, Kapolres Handres Ajak Warga Cegah Kebakaran di Sula

27 Juli 2026 - 19:13 WIT

Kronologi Penemuan Warga dalam Perut Ular Piton di Kepulauan Sula

27 Juli 2026 - 17:50 WIT

Abrasi Merusak Puluhan Lapak di Sula, Emak-Emak Minta Perhatian Pemerintah

24 Juli 2026 - 10:16 WIT

Trending di Daerah