Menu ✖

Mode Gelap
KONI Sula Gelar Jalan Sehat dan Cek Kesehatan Gratis di Falabisahaya Disnakertrans Pulau Taliabu Genjot Manfaat BPJS Jamsostek untuk Pekerja Rentan Tim Paduan Suara Mars PKK Taliabu Tampil Maksimal di HKG ke-54 Malut Bantuan Logistik Karhutla dan Personel Tambahan Dikerahkan di Desa Salati, Nggele dan Lede Bantuan Logistik Karhutla dan Personel Tambahan Dikerahkan di Desa Salati, Nggele dan Lede

Headline

Hadiri Rakor Percepatan Penyusunan RDTR, Potensi Daerah dan Investasi Jadi Target Pemda Sula

badge-check


					Penandatanganan pakta integritas peyusunan RDTR oleh Wakil Bupati Kepulauan Sula Hi. M. Saleh Marasabessy, M.Si. Foto : Ist Perbesar

Penandatanganan pakta integritas peyusunan RDTR oleh Wakil Bupati Kepulauan Sula Hi. M. Saleh Marasabessy, M.Si. Foto : Ist

Madingkota.com – Wakil Bupati Kepulauan Sula Hi. M. Saleh Marasabessy, menghadiri Rapat Koordinasi dan Komitmen Bersama Percepatan Penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Region II yang diselenggarakan oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

Rakor tersebut berlangsung di Sandeq Ballroom, Claro Hotel Makassar, Selasa (20/10/2026), dan diikuti para Bupati dan Wali Kota se-Region II yang meliputi wilayah Sulawesi, Kepulauan Maluku, dan Papua, serta Pejabat Pimpinan Tinggi Kementerian ATR/BPN dan Kepala Kantor Wilayah BPN Sulawesi Selatan.

Dalam forum bergengsi itu, Wakil Bupati Kepulauan Sula turut menandatangani Pakta Integritas Percepatan Penyusunan RDTR bersama Direktur Jenderal Tata Ruang Kementerian ATR/BPN.

Penandatanganan ini menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah dan pemerintah pusat untuk mengawal penyusunan RDTR agar berjalan transparan, akuntabel, efektif, serta diselesaikan tepat waktu sesuai ketentuan perundang-undangan.

Melalui Kepada Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kepulauan Sula Basiludin Labesi, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran Kementerian ATR/BPN atas diselenggarakannya rakor tersebut.

Menurutnya, alokasi bantuan teknis melalui Anggaran Belanja Tambahan (ABT) dan program Integrated Land Administration and Spatial Planning Project (ILASPP) sangat membantu pemerintah daerah dalam membiayai penyusunan RDTR tanpa menambah beban APBD kabupaten/kota.

“Semua daerah menyatakan siap mendukung, berkomitmen, dan mengawal penuh percepatan penyusunan rencana detail tata ruang (RDTR) di Sulawesi, Kepulauan Maluku, dan Papua agar tuntas tepat waktu”, ujarnya.

Lebih lanjut, saleh menegaskan, tata ruang bukan sekadar dokumen perencanaan, melainkan instrumen penting dalam mengatur pemanfaatan ruang, mendukung pembangunan berkelanjutan, serta mendorong pertumbuhan investasi daerah.

Menurutnya, Ketersediaan tata ruang yang sah dan terintegrasi secara digital dengan sistem Online Single Submission (OSS), menjadi kunci utama dalam memberikan kepastian hukum bagi para pelaku usaha.

“Setiap daerah di kawasan timur ini memiliki potensi keunggulan masing-masing, baik kawasan industri, pariwisata bahari, hingga ketahanan pangan. Termasuk Di Kabupaten Kepulauan Sula sendiri, memiliki potensi strategis Perkebunan dan Perikanan”

“Jika percepatan tata ruang tidak dikawal secara bersama, kepastian investasi, dan potensi daerah berisiko jalan di tempat”, sambungnya.

Saleh berharap, program bantuan teknis RDTR dari Kementerian ATR/BPN dapat terus dilanjutkan dan ditingkatkan pada tahun-tahun mendatang demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat. (Red)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KONI Sula Gelar Jalan Sehat dan Cek Kesehatan Gratis di Falabisahaya

25 Oktober 2026 - 04:19 WIT

Disnakertrans Pulau Taliabu Genjot Manfaat BPJS Jamsostek untuk Pekerja Rentan

23 Oktober 2026 - 17:52 WIT

Tim Paduan Suara Mars PKK Taliabu Tampil Maksimal di HKG ke-54 Malut

23 Oktober 2026 - 07:35 WIT

Belum Serahkan Bantuan Alat Tangkap Nelayan, Warga Pancoran Meradang

21 Oktober 2026 - 19:57 WIT

Kepsek Bungkam, Proyek Rehabilitasi SMK Negeri 1 Kepulauan Sula Disorot!

21 Oktober 2026 - 13:41 WIT

Trending di Daerah