Menu ✖

Mode Gelap
Koordinator Penggalangan Dana Taliabu Salurkan Bantuan Sembako Disdik Sula Dorong Transformasi Digital, Karier Guru dan Tata Kelola Pendidikan Diperkuat Lewat Bimtek SIM KSPSTK Gelar Bimtek Tertib Administrasi, BPD Sulabesi Timur Perkuat Pengawasan Desa Reses di Desa Fogi, Yulin Mus; Saya Tidak Mau Janji Berlebihan, Masyarakat Butuh Bukti Tutup PTA 2026, Maani Pora Dorong Siswa MA Alkhairat Amalkan Tri Satya dan Dasa Darma Dari Lekokadai ke Panggung Nasional, La Sul Mamusung Raih Juara Motivator Putra Duta Genre 2026

Headline

Akun Palsu Marak di Taliabu, PWI Ingatkan Bahaya Hoaks dan Polusi Informasi

badge-check


					Foto : Ketua PWI Kabupaten Pulau Taliabu Hasman Sangadji (doc.ist) Perbesar

Foto : Ketua PWI Kabupaten Pulau Taliabu Hasman Sangadji (doc.ist)

Taliabu, Madingkota.com – Maraknya penyebaran informasi melalui akun palsu di media sosial, salah satunya Facebook, menjadi perhatian Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara.

Fenomena tersebut dinilai berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat apabila informasi yang disebarkan tidak memiliki sumber yang jelas, tidak dapat diverifikasi, serta tidak memenuhi kaidah jurnalistik.

Ketua PWI Kabupaten Pulau Taliabu, Hasman Sangadji, mengingatkan masyarakat agar tidak langsung mempercayai setiap informasi yang beredar melalui akun anonim.

“Masyarakat harus mencari tahu isi berita tersebut, apakah memiliki sumber atau narasumber yang kredibel, jelas identitasnya, dan dapat diverifikasi. Kalau tidak memenuhi kriteria itu, berarti hoaks,” tegas Hasman.

Menurutnya, sejumlah akun yang diduga palsu di Pulau Taliabu kerap menyebarkan informasi yang menyerang instansi pemerintahan, termasuk lembaga vertikal.

Padahal, Kata Hasman, dalam praktik jurnalistik profesional, setiap informasi harus melalui proses verifikasi dan konfirmasi kepada pihak-pihak terkait.

“Perlu dicatat, informasi dari akun anonim tidak melalui proses konfirmasi dan uji informasi sesuai standar jurnalistik,” cetusnya.

Ia juga menghimbau masyarakat agar lebih kritis dalam menerima informasi di media sosial. Ia meminta warga mengutamakan informasi yang bersumber dari media resmi, terverifikasi, akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Senada, Ketua Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) PWI Taliabu, Fardanan Fahri, menyebut penyebaran informasi manipulatif melalui akun palsu, termasuk yang menyerang institusi kepolisian, sebagai bentuk “polusi informasi” yang dapat mengganggu ruang publik.

“Saya ingatkan, jurnalisme profesional mendukung tindakan hukum yang tegas oleh kepolisian untuk membongkar aktor di balik akun-akun tersebut, selama penegakan hukum dilakukan secara transparan, berbasis data siber yang akurat, dan tidak memberangus kebebasan berpendapat yang sah bagi warga negara atau jurnalis resmi di lapangan,” pungkasnya. (Red)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Koordinator Penggalangan Dana Taliabu Salurkan Bantuan Sembako

9 Oktober 2026 - 05:35 WIT

Disdik Sula Dorong Transformasi Digital, Karier Guru dan Tata Kelola Pendidikan Diperkuat Lewat Bimtek SIM KSPSTK

2 Oktober 2026 - 03:38 WIT

Gelar Bimtek Tertib Administrasi, BPD Sulabesi Timur Perkuat Pengawasan Desa

26 September 2026 - 13:04 WIT

Reses di Desa Fogi, Yulin Mus; Saya Tidak Mau Janji Berlebihan, Masyarakat Butuh Bukti

26 September 2026 - 10:30 WIT

Tutup PTA 2026, Maani Pora Dorong Siswa MA Alkhairat Amalkan Tri Satya dan Dasa Darma

25 September 2026 - 07:34 WIT

Trending di Daerah