Menu

Mode Gelap
Peringati Maulid Nabi Muhammad 1448 Hijriah di Bobong, Bupati Fifian: Persaudaraan Sula-Taliabu Tidak Bisa Dipisahkan FKPPT Bakal Melaporkan 11 Oknum Anggota DPRD Taliabu dan Paripurna Yang Tidak Korum Namun Dipaksakan Tidak Semua Temuan Kerugian Negara Berujung Pidana, SP3 Dana Pengawasan Inspektorat Sula Sudah Tepat Secara Yuridis Terima Kunjungan DWP Sula, Galeri Mini Taliabu Perkenalkan Karya Anyaman Berbahan Lokal Lom Poa Do Hoi dan Lapis Sanana Resmi Ditetapkan Kemenbud RI Sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia Pemdes CUP III Desa Bajo Resmi Bergulir, 34 Tim Siap Adu Taktik Rebut Gelar Juara

Daerah

Tekan Kasus DBD, Dinkes Sula Gencar Sosialisasi ke Masyarakat

badge-check


					Dinkes Kepulauan Sula menggelar sosialisasi pencegahan serta inovasi penanganan DBD kepada masyarakat di Desa Fatce, Kecamatan Sanana. Foto/madingkota.com Perbesar

Dinkes Kepulauan Sula menggelar sosialisasi pencegahan serta inovasi penanganan DBD kepada masyarakat di Desa Fatce, Kecamatan Sanana. Foto/madingkota.com

Madingkota.com – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sula melalui Dinas Kesehatan terus menggencarkan upaya menekan angka penderita Demam Berdarah Dengue (DBD). Salah satunya dengan menggelar sosialisasi pencegahan serta inovasi penanganan DBD kepada masyarakat di Desa Fatce, Kecamatan Sanana, Senin (27/04/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Desa Fatce itu dihadiri PJ Kepala Desa Fatce Andika Joisangadji, Kepala Puskesmas Sanana Hidayat Duwila A.Md.Kep, Babinkamtibmas Desa Fatce Brigpol Fahri Yoisangadji, tokoh pemuda, tokoh masyarakat, serta aparat desa setempat.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kepulauan Sula, Ratna, menjelaskan bahwa DBD merupakan penyakit infeksi virus akut yang disebabkan oleh Virus Dengue (DENV).

Menurutnya, salah satu faktor utama penyebaran penyakit ini adalah lingkungan yang kurang bersih. Virus dengue ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti betina yang aktif menggigit pada pagi dan sore hari.

“Ada banyak faktor penyebab DBD, salah satunya kebersihan lingkungan yang kurang terjaga. Karena itu, masyarakat harus lebih waspada,” ujarnya.

Ratna mengungkapkan, sepanjang tahun 2026 tercatat sembilan kasus DBD di wilayah Kepulauan Sula. Untuk menekan angka tersebut, pihaknya terus melakukan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat.

Tak hanya itu, Dinas Kesehatan juga membagikan larvasida atau bubuk Abate untuk membasmi jentik nyamuk penyebab demam berdarah.

“Setelah penyelidikan epidemiologi, kami menemukan beberapa titik di rumah warga yang menjadi tempat berkembang biaknya jentik nyamuk. Karena itu kami langsung membagikan Abate,” jelasnya.

Selain pembagian larvasida, Dinkes juga mendorong masyarakat rutin menjalankan Gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) melalui program 3M Plus, seperti menguras tempat penampungan air, menutup rapat wadah air, mengubur barang bekas yang berpotensi menampung air dan langkah pencegahan lainnya.

Ratna menegaskan, jika kasus DBD masih terus muncul, pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Maluku Utara untuk melakukan fogging atau pengasapan.

Namun ia mengingatkan, fogging bukan solusi utama karena menggunakan bahan insektisida beracun dan hanya menjadi langkah terakhir.

“Fogging bukan tindakan utama. Yang paling penting adalah kebersihan lingkungan dan pemberantasan sarang nyamuk,” tegasnya.

Di akhir kegiatan, Ratna menyampaikan bahwa dalam waktu dekat Dinas Kesehatan bersama Dinkes Provinsi Maluku Utara dan Puskesmas Sanana akan menggelar kampanye mobile ke masyarakat.

Kampanye ini bertujuan mengajak warga lebih peduli terhadap kebersihan rumah dan lingkungan, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala sakit.

“Kalau ada yang sakit, jangan diam di rumah. Segera datang ke tempat pelayanan kesehatan,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Peringati Maulid Nabi Muhammad 1448 Hijriah di Bobong, Bupati Fifian: Persaudaraan Sula-Taliabu Tidak Bisa Dipisahkan

11 September 2026 - 05:35 WIT

FKPPT Bakal Melaporkan 11 Oknum Anggota DPRD Taliabu dan Paripurna Yang Tidak Korum Namun Dipaksakan

10 September 2026 - 12:39 WIT

Tidak Semua Temuan Kerugian Negara Berujung Pidana, SP3 Dana Pengawasan Inspektorat Sula Sudah Tepat Secara Yuridis

10 September 2026 - 07:57 WIT

Terima Kunjungan DWP Sula, Galeri Mini Taliabu Perkenalkan Karya Anyaman Berbahan Lokal

10 September 2026 - 04:39 WIT

Lom Poa Do Hoi dan Lapis Sanana Resmi Ditetapkan Kemenbud RI Sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia

9 September 2026 - 11:10 WIT

Trending di Daerah