Madingkota.com – Komitmen pemerintah pusat dalam meningkatkan layanan infrastruktur dasar terus digencarkan hingga ke pelosok desa. Salah satu program andalan, Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas), kini kembali menyasar wilayah Kabupaten Kepulauan Sula.
Melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia, program ini hadir untuk memperluas akses air bersih dan sanitasi layak, khususnya di wilayah pedesaan dan pinggiran kota.

Mewakili Bupati Kepulauan Sula, Kepala Dinas Kominfo, Basiludin Labesi, mengungkapkan bahwa pada tahun 2026 ini, sebanyak tiga desa di Kepulauan Sula berhasil mendapatkan alokasi program Pamsimas dari pemerintah pusat.
“Pamsimas merupakan program strategis pemerintah dalam meningkatkan akses air minum dan sanitasi layak berbasis pemberdayaan masyarakat. Bantuan ini mencakup pembangunan sarana air minum, pelatihan pengelola melalui BP-SPAMS, hingga peningkatan kesehatan lingkungan,” ujar Basiludin, Selasa (21/04/2026).
Ia menjelaskan, pemerintah daerah telah menyiapkan berbagai dokumen teknis sebagai syarat pengusulan, termasuk memastikan kesiapan pemerintah desa dalam pengelolaan dan penatausahaan aset infrastruktur Pamsimas.
“Kami juga menyiapkan ketersediaan lahan, mengikuti seluruh pedoman teknis, serta akan mengalokasikan anggaran untuk operasional dan pemeliharaan setelah pembangunan selesai,” tambahnya.
Adapun tiga desa yang dipastikan menerima program Pamsimas tahun ini yakni Desa Wai Ina (Kecamatan Sulabesi Barat), Desa Wai Gai (Kecamatan Sulabesi Selatan), dan Desa Wailab (Kecamatan Mangoli Selatan).
Program ini diharapkan menjadi solusi nyata bagi masyarakat desa dalam memperoleh akses air bersih yang layak, sekaligus mendorong peningkatan kualitas kesehatan dan kesejahteraan warga di Kepulauan Sula.









