MadingKota.com – Pemerintah Daerah melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Sula menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) bertajuk “Peningkatan dan Pengembangan Kompetensi Kepala Sekolah” pada jenjang TK, SD, dan SMP. Kegiatan ini berlangsung di Aula Kantor Bupati Kepulauan Sula, Kamis (09/04/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Kepulauan Sula, Fifian Adeningsi Mus, didampingi Wakil Bupati M. Saleh Marasabessy, Kepala Dinas Pendidikan Marini Nur Ali, serta para pimpinan OPD.

Dalam sambutannya, Bupati Fifian menegaskan bahwa sektor pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing di daerah.
“Dalam konteks pembangunan daerah, kualitas pendidikan sangat ditentukan oleh kompetensi dan profesionalisme para pendidik, baik kepala sekolah maupun guru. Karena itu, kompetensi dan profesionalisme harus selalu menjadi prioritas,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa peran kepala sekolah tidak hanya sebatas administrator, melainkan sebagai pemimpin pembelajaran yang memiliki tanggung jawab besar dalam menentukan keberhasilan peserta didik.
“Kepala sekolah harus mampu menciptakan lingkungan pendidikan yang inovatif, inspiratif, dan kondusif,” tegasnya.
Bupati berharap, melalui kegiatan Bimtek ini, para peserta dapat meningkatkan kapasitas, wawasan, serta keterampilan dalam menjalankan tugas sebagai pendidik sekaligus pemimpin di satuan pendidikan.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kepulauan Sula, Marini Nur Ali, menyampaikan bahwa guru merupakan ujung tombak dalam dunia pendidikan. Oleh karena itu, para pendidik dituntut untuk terus beradaptasi dengan perkembangan zaman, termasuk dalam pemanfaatan teknologi dan metode pembelajaran yang berpusat pada peserta didik.
Ia menegaskan komitmen Dinas Pendidikan untuk terus mendorong peningkatan mutu pendidikan di daerah
melalui berbagai program strategis.
“Dinas Pendidikan akan terus menjadi motor penggerak dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui kebijakan yang berpihak pada peningkatan mutu guru dan tenaga kependidikan,” ungkapnya.
Di akhir penyampaiannya, Marini berharap kegiatan ini tidak sekadar menjadi seremonial, tetapi benar-benar dimanfaatkan sebagai ruang belajar bersama.
“Kegiatan ini harus menjadi wadah untuk berbagi pengalaman, memperkuat kolaborasi, dan meningkatkan kompetensi secara berkelanjutan. Keberhasilan pendidikan membutuhkan kerja sama, komitmen, dan kesungguhan semua pihak,” pungkasnya.









