Madingkota.com – Proses perbaikan talud penahan banjir di Desa Baleha, Kecamatan Sulabesi Timur, yang sempat patah akibat cuaca ekstrem, kini mulai dikerjakan. Pemerintah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bergerak cepat guna mencegah dampak lebih luas.
Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD, Ade Yudhistira, mengungkapkan bahwa kerusakan talud dipicu oleh tingginya intensitas hujan yang melanda wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir.

“Talud yang patah di Desa Baleha saat ini sudah dalam proses perbaikan. Alat berat juga sudah berada di lokasi untuk mempercepat pekerjaan,” ujar Ade, Kamis (23/4/2024).
Tak hanya memperbaiki bagian yang rusak, pihak terkait juga melakukan penguatan konstruksi sebagai langkah antisipasi agar kejadian serupa tidak terulang. Menurut Ade, keputusan ini diambil setelah dilakukan kajian teknis mendalam.
“Penguatan struktur tanah menjadi fokus utama, agar mampu menahan debit air saat hujan dengan intensitas tinggi,” jelasnya.
Sementara itu, Dafit selaku pihak rekanan yang bertanggung jawab atas proyek tersebut memastikan kesiapan timnya di lapangan. Ia menyebut distribusi material dan peralatan sudah dilakukan demi mempercepat proses pengerjaan.
“Kami sudah mengerahkan pekerja, alat berat, serta material seperti semen ke lokasi. Target kami, perbaikan talud ini bisa rampung paling lambat satu minggu,” ungkap Dafit.
Ia juga menegaskan komitmen pihaknya untuk menyelesaikan pekerjaan sesuai standar teknis yang berlaku. Proses perbaikan dilakukan secara bertahap, tidak hanya fokus pada bagian yang patah, tetapi juga memperkuat keseluruhan konstruksi.
“Ini bukan sekadar perbaikan, tapi juga upaya penguatan agar talud lebih kokoh ke depannya,” pungkasnya.









