Menu

Mode Gelap
Harga Barito Mulai Turun, Ini Harga Terbaru di Pasar Tradisional Sanana Sat Polairud Polres Sula Gagalkan Penyelundupan 48 Botol Cap Tikus di KM Permata Obi Waspada Dampak Musim Kemarau, Kapolres Handres Ajak Warga Cegah Kebakaran di Sula Kronologi Penemuan Warga dalam Perut Ular Piton di Kepulauan Sula Abrasi Merusak Puluhan Lapak di Sula, Emak-Emak Minta Perhatian Pemerintah Komitmen Jaga Kamtibmas, Polres Kepulauan Sula Kembali Sita Miras Ilegal di KM Permata Obi

Daerah

Talud Baleha Jebol Mulai Diperbaiki, BPBD Sula Datangkan Alat Berat ke Lokasi

badge-check


					Sebuah alat berat diterjunkan untuk memperbaiki talud Baleha yang jebol. Foto: ist Perbesar

Sebuah alat berat diterjunkan untuk memperbaiki talud Baleha yang jebol. Foto: ist

Madingkota.com – Proses perbaikan talud penahan banjir di Desa Baleha, Kecamatan Sulabesi Timur, yang sempat patah akibat cuaca ekstrem, kini mulai dikerjakan. Pemerintah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bergerak cepat guna mencegah dampak lebih luas.

Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD, Ade Yudhistira, mengungkapkan bahwa kerusakan talud dipicu oleh tingginya intensitas hujan yang melanda wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir.

“Talud yang patah di Desa Baleha saat ini sudah dalam proses perbaikan. Alat berat juga sudah berada di lokasi untuk mempercepat pekerjaan,” ujar Ade, Kamis (23/4/2024).

Tak hanya memperbaiki bagian yang rusak, pihak terkait juga melakukan penguatan konstruksi sebagai langkah antisipasi agar kejadian serupa tidak terulang. Menurut Ade, keputusan ini diambil setelah dilakukan kajian teknis mendalam.

“Penguatan struktur tanah menjadi fokus utama, agar mampu menahan debit air saat hujan dengan intensitas tinggi,” jelasnya.

Sementara itu, Dafit selaku pihak rekanan yang bertanggung jawab atas proyek tersebut memastikan kesiapan timnya di lapangan. Ia menyebut distribusi material dan peralatan sudah dilakukan demi mempercepat proses pengerjaan.

“Kami sudah mengerahkan pekerja, alat berat, serta material seperti semen ke lokasi. Target kami, perbaikan talud ini bisa rampung paling lambat satu minggu,” ungkap Dafit.

Ia juga menegaskan komitmen pihaknya untuk menyelesaikan pekerjaan sesuai standar teknis yang berlaku. Proses perbaikan dilakukan secara bertahap, tidak hanya fokus pada bagian yang patah, tetapi juga memperkuat keseluruhan konstruksi.

“Ini bukan sekadar perbaikan, tapi juga upaya penguatan agar talud lebih kokoh ke depannya,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Harga Barito Mulai Turun, Ini Harga Terbaru di Pasar Tradisional Sanana

28 Juli 2026 - 04:07 WIT

Sat Polairud Polres Sula Gagalkan Penyelundupan 48 Botol Cap Tikus di KM Permata Obi

28 Juli 2026 - 02:30 WIT

Waspada Dampak Musim Kemarau, Kapolres Handres Ajak Warga Cegah Kebakaran di Sula

27 Juli 2026 - 19:13 WIT

Kronologi Penemuan Warga dalam Perut Ular Piton di Kepulauan Sula

27 Juli 2026 - 17:50 WIT

Abrasi Merusak Puluhan Lapak di Sula, Emak-Emak Minta Perhatian Pemerintah

24 Juli 2026 - 10:16 WIT

Trending di Daerah