
Kepala Dinas Damruddin Rahman
Taliabu, madingkota.com – Akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), seluruh sekolah di tiga kecamatan Kabupaten Pulau Taliabu diberlakukan Belajar Dari Rumah (BDR).
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pulau Taliabu, Damrudin Rahman, mengatakan kebijakan tersebut berlaku bagi satuan pendidikan di wilayah terdampak bencana. Tiga kecamatan yang dimaksud adalah Kecamatan Taliabu Barat Laut, Taliabu Utara, dan Lede.
Kebijakan ini berdasarkan Surat Edaran Nomor 420/28/2026 tentang Penyesuaian Penyelenggaraan Pembelajaran pada Satuan Pendidikan di Lokasi Terdampak Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Kabupaten Pulau Taliabu.
“Satuan pendidikan yang berlokasi di wilayah terdampak mengalihkan kegiatan Pembelajaran Belajar Mengajar (PBM) menjadi pembelajaran jarak jauh atau BDR,” jelasnya.
Langkah ini menindaklanjuti Keputusan Bupati Pulau Taliabu tentang Penetapan Status Tanggap Darurat Karhutla, serta mempertimbangkan meningkatnya paparan asap dan penurunan kualitas udara yang berpotensi mengganggu kesehatan dan keselamatan peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan.
“Sebelumnya hanya Kecamatan Taliabu Barat Laut dan Lede, tapi sekarang sudah diberlakukan juga di Kecamatan Taliabu Utara,” tambahnya.
Kordinator Lapangan (Korlap) desa Todoli Kecamatan Taliabu utara ini menjelaskan,
pemberlakuan pembelajaran BDR dimulai dari tanggal 8 hingga 15 Oktober, untuk memastikan penanganan bencana dapat berjalan optimal dan proses pembelajaran dapat kembali normal.
“Mudah-mudahan bencana ini cepat berakhir dan proses belajar mengajar bisa berjalan seperti semula,” tutupnya.
Mantan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi ini juga mengadakan apel bersama seluruh kepala sekolah dan guru di tiga titik, yakni Posko Todoli yang berlokasi di SMP Negeri 1 Lede dan di Posko Buambono.
“Langkah ini untuk menyamakan persepsi terkait apa yang akan dilakukan oleh semua satuan pendidikan selama masa tanggap darurat tersebut,” tandasnya. (Alm)






