Menu ✖

Mode Gelap
Koordinator Penggalangan Dana Taliabu Salurkan Bantuan Sembako Disdik Sula Dorong Transformasi Digital, Karier Guru dan Tata Kelola Pendidikan Diperkuat Lewat Bimtek SIM KSPSTK Gelar Bimtek Tertib Administrasi, BPD Sulabesi Timur Perkuat Pengawasan Desa Reses di Desa Fogi, Yulin Mus; Saya Tidak Mau Janji Berlebihan, Masyarakat Butuh Bukti Tutup PTA 2026, Maani Pora Dorong Siswa MA Alkhairat Amalkan Tri Satya dan Dasa Darma Dari Lekokadai ke Panggung Nasional, La Sul Mamusung Raih Juara Motivator Putra Duta Genre 2026

Mading Sekolah

SD Inpres Bajo Peringati Maulid Nabi 1448 H, Bangun Generasi Berilmu dan Berakhlak Karimah

badge-check


					Foto : Suasana perayaan maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Hablumminaalla Desa Bajo. (doc.alam) Perbesar

Foto : Suasana perayaan maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Hablumminaalla Desa Bajo. (doc.alam)

Madingkota.com – SD Inpres Bajo, Kecamatan Sanana Utara, Kepulauan Sula, Maluku Utara, menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah dengan penuh khidmat dan semangat kebersamaan, Jumat (17/9/2026).

Mengusung tema “Meneladani Akhlak Rasulullah SAW, Membangun Generasi Beriman, Berilmu, dan Berakhlak Karimah”, kegiatan tersebut menjadi momentum bagi guru dan para siswa untuk merefleksikan kembali keteladanan Rasulullah SAW sekaligus menanamkan nilai-nilai keimanan dan akhlak mulia sejak usia dini.

Kegiatan yang berlangsung di Masjid Hablumminaalla, Desa Bajo, itu dihadiri Ustaz Anwar Kuba, Imam Desa Bajo, Pejabat Kepala Desa Bajo, para guru, serta seluruh siswa SD Inpres Bajo.

Kepala SD Inpres Bajo, Maryani Manyira, mengatakan peringatan Maulid Nabi tidak boleh dipandang sebagai kegiatan seremonial tahunan.

Menurutnya, Maulid merupakan momentum penting untuk mengajak peserta didik meneladani akhlak Rasulullah SAW dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

“Maulid Nabi ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa Nabi Muhammad SAW adalah teladan terbaik. Anak-anak kita harus tumbuh tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual dan berakhlak mulia,” ujar Maryani.

Lebih lanjut Maryani bilang, tema yang diangkat tahun ini sangat relevan dengan perkembangan kehidupan modern, termasuk semakin luasnya penggunaan media sosial di kalangan masyarakat. Karena itu, menurut Maryani, pendidikan karakter menjadi bagian penting yang harus terus diperkuat di lingkungan sekolah.

“Kami ingin anak-anak kita tumbuh dalam kebersamaan, saling mendukung, memiliki ilmu dan keimanan, serta semangat menjadi bagian dari generasi emas Indonesia. Di tengah kehidupan yang semakin modern, mereka harus tetap memiliki karakter dan menjadikan akhlak Rasulullah SAW sebagai teladan,” tambahnya.

Sementara itu, hikmah Maulid Nabi disampaikan Ustaz Anwar Kuba. Dalam tausiyahnya, ia mengajak seluruh siswa dan dewan guru untuk mensyukuri kesempatan dapat berkumpul dalam keadaan sehat, terlebih kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Jumat yang dinilai sebagai hari penuh keberkahan.

“Kita bersyukur di kesempatan yang berbahagia ini, di hari yang mubarokah, kita dapat berkumpul di sini dalam keadaan sehat walafiat untuk mengenang perjalanan kisah Rasulullah SAW,” ungkapnya.

Ustaz Anwar menegaskan bahwa Mauliddurrasul tidak seharusnya dimaknai sebatas perayaan tahunan yang diisi dengan lantunan salawat dan kisah perjalanan Rasulullah SAW.

Lebih dari itu, Maulid menjadi momentum untuk menggali kembali nilai-nilai kehidupan, keteladanan, dan ajaran yang diwariskan Rasulullah SAW serta keluarganya.

“Kenapa kita harus memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW? Karena Nabi Muhammad SAW adalah Nabi pilihan Allah, nabi yang dimuliakan,” terangnya.

Dalam tausiyahnya, Ustaz Anwar Kuba juga mengisahkan perjalanan para Nabi dan rasul Allah sebagai bahan pembelajaran dan renungan bagi para siswa.

“Nabi Nuh ketika diperintahkan Allah untuk membuat kapal Bahtera, kemudian Allah perintahkan untuk seluruh mahluk hidup ciptaan naik di dalam kapal tersebut, dan Allah menenggelamkan bumi salama sembilan bulan. Kesabaran itulah yang harus menjadi pedoman di kehidupan hari ini” pesannya.

“Ketika Allah menciptakan nabi Adam As, Allah memerintahkan para malaikat dan iblis untuk bersujud menghormati Adam. Malaikat patuh, tetapi iblis menolak karena merasa lebih baik dari Api”, sambungnya.

Di akhir tausiyahnya, Ia mengajak para guru dan seluruh siswa untuk mengambil hikmah dari perjuangan para nabi dalam menjalankan perintah Allah SWT, menghadapi berbagai ujian, serta mempertahankan keimanan. (Red.alm)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Koordinator Penggalangan Dana Taliabu Salurkan Bantuan Sembako

9 Oktober 2026 - 05:35 WIT

Disdik Sula Dorong Transformasi Digital, Karier Guru dan Tata Kelola Pendidikan Diperkuat Lewat Bimtek SIM KSPSTK

2 Oktober 2026 - 03:38 WIT

Gelar Bimtek Tertib Administrasi, BPD Sulabesi Timur Perkuat Pengawasan Desa

26 September 2026 - 13:04 WIT

Reses di Desa Fogi, Yulin Mus; Saya Tidak Mau Janji Berlebihan, Masyarakat Butuh Bukti

26 September 2026 - 10:30 WIT

Tutup PTA 2026, Maani Pora Dorong Siswa MA Alkhairat Amalkan Tri Satya dan Dasa Darma

25 September 2026 - 07:34 WIT

Trending di Daerah