Madingkota.com – Setelah penantian panjang selama bertahun-tahun, impian warga Desa Minaluli untuk memiliki pasar tradisional yang layak dan nyaman akhirnya terwujud. Pasar Tradisional Dah Hia resmi diresmikan pada Sabtu (2/5/2026) siang oleh Kepala Kantor Kecamatan Mangoli Utara, Hi. Alwan La Koko.
Peresmian ini menjadi tonggak penting bagi masyarakat setempat, sekaligus simbol komitmen pemerintah dalam mendorong pembangunan ekonomi berbasis kerakyatan.

Dalam sambutannya, Camat Mangoli Utara, Hi. Alwan La Koko, menegaskan bahwa hadirnya pasar tradisional ini merupakan hasil dari perencanaan yang matang serta semangat bersama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Mimpi panjang warga Minaluli dan sekitarnya kini mulai terwujud. Pasar tradisional adalah jantung perekonomian masyarakat, khususnya di Minaluli dan Mangoli Utara. Kami berharap pasar ini menjadi penggerak utama roda ekonomi warga,” ujarnya.
Ia juga menyoroti bahwa aktivitas perdagangan sebelumnya belum terkoordinasi dengan baik. Dengan hadirnya Pasar Tradisional Dah Hia, diharapkan para pedagang dapat beraktivitas lebih tertib dan mampu meningkatkan nilai ekonomi masyarakat.
“Pasar ini diharapkan mampu mendorong daya beli masyarakat di Desa Minaluli, Trans Modapuhi, Saniahaya, hingga Modapia,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Desa Minaluli, Nazarudin Tuguis, menyampaikan bahwa pasar yang baru diresmikan tersebut akan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru bagi masyarakat.
“Dengan adanya Pasar Tradisional Dah Hia ini, para pedagang bisa lebih terkoordinir dan berjualan dengan rapi. Ini akan menjadi pusat ekonomi masyarakat ke depan,” ungkapnya.
Ia juga mengajak seluruh pihak untuk menjaga kebersamaan dan konsistensi dalam pengelolaan pasar agar tetap berjalan optimal dan berkelanjutan.
“Atas nama Pemerintah Desa Minaluli, kami berharap seluruh pihak dapat menjaga kekompakan dan bersama-sama mengelola pasar ini dengan baik. Pasar ini adalah penopang masa depan ekonomi kita bersama,” tutupnya.









